PUSKUD UNICEF ADMIN ANEKA ILMU E-DUKASI JARDIKNAS

Sekapur Sirih

Para pengunjung blog yang budiman, masa waktu dua belas bulan dalam tahun 2008 usai sudah telah kita lewati. Tak terasa, kini kita telah memasuki masa waktu yang baru di tahun 2009. Jika kita merenungi masa pada tahun 2008, maka nampak dalam benak kita suatu pertanyaan, prestasi apa yang telah kita capai pada saat itu? idealnya, tentu pertanyaan itu akan timbul kembali pada benak kita, apa pula prestasi yang akan kita raih pada tahun 2009 ini?

Sungguh pertanyaan-pertanyaan itu mengandung nilai-nilai motivasi. Adalah suatu nilai-nilai yang tersirat didalamnya menuju pada sebuah kata kunci “perubahan“. Perubahan ini kita konotasikan dengan kemajuan dalam alam lingkungan kehidupan. Dengan demikian, sasaran akhirnya adalah bagaimana mengisi trend kondisi dinamika yang lagi berkembang. Ini berarti merangsang kita untuk menciptakan suatu gebrakan “selangkah lebih maju“ dalam fenomena kehidupan ini.

Itulah yang mengilhami cara dan gaya berpikir PUSKAPLING dan SDN 1 Tilote yang ada di Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo. Pada tahun ini, tepatnya pada tanggan 12 bulan Januari 2009, PUSKAPLING bersama SDN 1 Tilote telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU), tentang Kerja Sama Penerapan Dan Pengembangan Teknologi Informasi Dan Komunikasi (TIK).

Semangat dan itikad kedua belah pihak ini, membuktikan, bahwa wujud keberadaan PUSKAPLING adalah sebuah cermin LSM yang tidak hanya mahir dalam memainkan kritik terhadap kebijakan yang ada. Namun dihadapan pemerintah, posisi PUSKAPLING disamping sebagai lembaga sosial kontrol kebijakan Pemerintah, sekaligus menjadi bentuk keterwakilan peran masyarakat.

Bentuk keterwakilan itu, adalah suatu keterwakilan yang memiliki kemampuan peran dalam memberikan sentuhan konsep berpikir untuk maju dan berkembang. Dengan demikian, eksistensi PUSKAPLING tidak hanya menjadi lembaga sosial kontrol semata, melainkan sebagai mitra Pemerintah dalam meningkatkan sumber daya manusia.

Oleh karena itu, konsep berpikir ini, jelas merupakan relevansi dari sikap menuju suatu perubahan selangkah lebih maju. Yaitu suatu sikap pembentuk prilaku yang respect terhadap trend kondisi dinamika teknologi, informasi, dan komunikasi yang lagi berkembang. Inilah yang mewarnai semangat cara dan gaya berpikir pihak manajemen SDN 1 Tilote.

Manajemen SDN 1 Tilote dalam menyikapi trend kondisi dinamika teknologi, informasi, dan komunikasi yang lagi berkembang itu, telah membuka diri terhadap kehadiran PUSKAPLING. Kehadiran PUSKAPLING bagi SDN 1 Tilote, dipercayakan dan diharapkan dapat menggenjot sumber daya manusia dari para anak didiknya, khususnya dibidang penguasaan Teknologi Informasi Dan Komunikasi (TIK).

Memperhatikan konsep berpikir dari PUSKAPLING dan prilaku manajemen SDN 1 Tilote yag senantiasa membuka diri itu, dapat disimpulkan inilah model kemitraan yang diharapkan dalam pendidikan. Karena hal itu merupakan nafas dari implementasi Pasal 8, 9, dan 10 sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas.


SADIK GANI, SE

Information and Communication Technologi

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), begitulah terjemahan dari INFORMATION and COMMUNICATION TECHNOLOGI (ICT). Teknologi Informasi dan Komunikasi, adalah deretan tiga suku kata yang saat ini lagi akrab dibibir orang, khususnya di lingkungan pendidikan atau kelompok birokrasi, bahkan belakangan ini, juga termasuk golongan-golongan masyarakat tertentu.

Memahami Teknologi informasi dan komunikasi, tidak hanya menyandarkan pada pengertian tiga suku kata di atas. Tetapi lebih dari itu harus dipahami lebih dalam, mengapa tiga suku kata itu harus dipadu menyadi satu kalimat yang tidak dapat dipisahkan dalam pembelajaran TIK. Itu mengartikan, bahwa tiga kata dasar itu, masing-masing memiliki nilai kekuatan dan pengaruh tersendiri dalam peradaban kehidupan manusia.

Sebagai bukti yang logis dari kekuatan-kekuatan itu, yakni disadari atau tidak, bahwa aktivitas yang sedang berlangsung dilakukan manusia saat ini, pada hakikatnya adalah mengelola informasi yang diterima sebelumnya. Disadari atau tidak pula, bahwa keberadaan informasi itu sendiri lahir karena adanya komunikasi. Demikian pula terhadap komunikasi, itu dapat terjadi karena tidak lepas dari media (teknologi) sebagai alat pengantar maksud dan tujuan.

Beranjak dari pengertian-pengertian di atas, maka ICT atau TIK yang menjadi medan garapan ilmu pengetahuan dari ICT CLINIC di SDN 1 Tilote adalah; Teknologi Informasi dan Komunikasi, BUKAN “Informasi Komunikasi dan Teknologi“. Hal ini cukup beralasan, karena informasi komunikasi dan teknologi, pengertiannya adalah informasi tentang komunikasi dan informasi tentang teknologi. Dengan demikian informasi komunikasi dan teknologi, hanyalah terbatas pada pengetahuan saja, dan bukan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, sifat dari informasi komunikasi dan teknologi, mudah ditemui atau diperoleh, hanya dengan cukup nonton televisi, dengar radio, maupun baca koran saja.

Sedangkan Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah identik dengan ilmu pengetahuan. Yaitu teknologi tentang informasi dan teknologi tentang komunikasi. Karena itu pula, teknologi informasi dan komunikasi tidak terbatas pada pengetahuan saja, tetapi justru berada pada level garapan sebuah studi “ilmu pengetahuan”. Dengan sendirinya, untuk menguasai Teknologi Informasi dan Komunikasi, tidak semudah kita nonton televisi, dengar radio, ataupun baca koran. Melainkan diperoleh hanya melalui teori dan praktek pendidikan tertentu saja.

Pada unsur kata Teknologi, Informasi, Komunikasi inilah, mengapa ICT Clinic harus dihadirkan ditengah-tengah para anak didik sekolah yang ada di SDN 1 Tilote. Dengan TIK ini, para anak didik akan diarahkan pada pengenalan, penguasaan, dan pembentukan peradaban teknologi yang berbudaya.

Pengenalan, penguasaan, dan pembentukan peradaban teknologi pada tingkat anak didik ini, dimaksudkan karena alasan dinamika dunia pendidikan dan kehidupan itu sendiri. Oleh karena itu, untuk menuju pada suatu jenjang peradaban dunia pendidikan dan kehidupan yang lebih baik, ICT SDN 1 Tilote telah memiliki TAKTIK. Artinya; Tidak Ada Kehidupan yang baik (peradaban), tanpa menguasai Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Muhajirin AHM

Senin, 04 Mei 2009

Awasi penyalahgunaan Media TIK dan penggunaannya untuk Anak

93,7 Persen Anak Indonesia Pernah Ciuman, Petting dan Oral Seks

Banyak sekali orang tua sekarang terperangkap dalam ketidaktahuan dan tidak tahu harus berbuat apa menghadapi maraknya peredaran materi pornografi baik dalam bentuk keping cakram, video games, dan komik. Padahal, anak-anak makin rentan terpapar materi pornografi yang pada akhirnya bisa menimbulkan kecanduan seks dan merusak otak.

Demikian disampaikan Ketua Pelaksana Yayasan Kita dan Buah Hati, Elly Risman, dalam seminar bertema Memahami Dahsyatnya Kerusakan Otak Anak akibat Kecanduan Pornografi dan Narkoba dari Tinjauan Kesehatan Intelegensia, Senin (2/3), di auditorium Departemen Kesehatan, Jakarta.

“Banyak orang tua tidak tahu harus berbuat apa ketika anaknya mogok sekolah, mulai kelas lima sekolah dasar sampai sekolah menengah atas karena main games, tak henti-hentinya,” kata Elly Risman menegaskan. Hampir tiap hari ada saja berita tentang anak dan remaja berbuat mesum dan foto bugil yang ditayangkan di televisi maupun dinikmati rekan sebaya mereka.

Dalam Pertemuan Konselor Remaja Yayasan Kita dan Buah Hati dengan 1.625 siswa kelas 4-6 sekolah dasar wilayah Jakarta Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, tahun 2008 terungkap, 66 persen dari mereka telah menyaksikan materi pornografi lewat berbagai media. Sebanyak 24 persen di antaranya lewat komik, 18 persen melalui games, 16 persen lewat situs porno, 14 persen melalui film, dan sisanya melalui VCD dan DVD, telepon seluler, majalah dan koran.

Mereka umumnya menyaksikan materi pornografi itu karena iseng (27 persen), terbawa teman (10 persen), takut dibilang kuper (4 persen). Ternyata anak-anak itu melihat materi pornografi di rumah atau kamar pribadi (36 persen), rumah teman (12 persen), warung internet (18 persen), rental (3 persen). “Kalau kita jumlahkan yang melihat di kamar pribadi dan di rumah teman, berarti satu dari dua anak melihatnya di rumah sendiri,” ujarnya.

Sementara hasil survei yang dilakukan Komisi Nasional Perlindungan Anak terhadap 4.500 remaja di 12 kota besar di Indonesia tahun 2007 lalu menunjukkan, sebanyak 97 persen dari responden pernah menonton film porno, sebanyak 93,7 persen pernah ciuman, petting, dan oral seks, serta 62,7 persen remaja yang duduk di bangku sekolah menengah pertama pernah berhubungan intim, dan 21,2 persen siswi sekolah menengah umum pernah menggugurkan kandungan.

Kondisi ini terjadi karena mereka sudah terpapar pada pornografi sejak belia, kata Elly menegaskan. Dari pertemuan Yayasan Kita dan Buah Hati dengan puluhan ribu orang tua di 28 provinsi ketika seminar, pihaknya menemukan rata-rata hanya 10 persen dari para orang tua yang bisa menggunakan peralatan atau permainan canggih yang mereka belikan untuk anak-anak mereka.

Apalagi belakangan ini banyak situs internet dengan nama yang tidak terkait dengan materi seks ternyata mengandung materi pornografi. Beberapa dari situs itu bahkan menggunakan nama tokoh kartun yang digemari anak-anak seperti Naruto, serta memakai istilah nama hewan seperti lalat atau nyamuk yang biasanya dibuka anak-anak itu ketika mengerjakan tugas sekolah.

Mereka umumnya tidak tahu dampak negatif video terhadap kerusakan otak anak. “Kita berada dalam kultur abai pada anak sendiri. Di sisi lain, kita semua belum menganggap bencana pornografi itu sama pentingnya dengan masalah flu burung, HIV/AIDS, narkoba, dan penyakit-penyakit menular lainnya,” ujarnya menambahkan.

Maka dari itu, ia mengajak agar para orang tua lebih terlibat dalam pengasuhan anak-anak mereka sejak belia baik ayah maupun ibu. Kurangnya peran ayah dalam pengasuhan anak pada usia dini, khususnya pada anak lelaki, mengakibatkan terputusnya jembatan komunikasi antara orang tua dan anak. Hal ini membuat banyak anak memilih mencari informasi dari luar rumah yang bisa jadi malah menjerumuskan mereka dalam dunia pornografi.

Pemerintah juga harus meningkatkan pengawasan terhadap peredaran materi pornografi. “Antara lain dengan membatasi atau memblokir situs-situs internet pornografi, menerapkan regulasi yang ketat terhadap video games terutama yang mengandung materi tidak edukatif atau berbau pornografi,” kata Elly menegaskan. evy rachmawati/kcm

Sumber : SURYA Online

Menjawab Kebutuhan Ahli ICT

Information and communication dan technology (ICT) kini semakin nyata merasuki kehidupan kita dan kian berpengaruh pada cara berkomunikasi, bekerja, berkreasi, maupun mendapatkan informasi dan hiburan di mana pun tanpa dikekang ruang dan waktu. Khususnya di kalangan generasi muda, yang kini semakin berlaku sebagai digital natives, yang kesehariannya tak pernah lepas dari teknologi digital di sekelilingnya.

Menjawab tantangan dan kebutuhan itu, Universitas Multimedia Nusantara (UMN) hadir bagi para generasi muda yang ingin mengedepankan kualitas dalam penguasaan bidang ICT. Dr (HC) Jakob Oetama, Pemimpin Umum dan Pendiri UMN mengatakan, UMN mendidik generasi muda Indonesia tidak hanya menguasai ICT. "Melainkan juga membentuk watak dan kepribadian sehingga mampu memanfaatkan ICT secara maksimal," kata Jakob Oetama.

Mendirikan UMN, Kompas Gramedia, yang merupakan kelompok perusahaan terkemuka di bidang media, penerbitan, percetakan, toko buku, dan hotel, melihat adanya tantangan kemajuan ICT yang kini semakin pesat. Dengan visi menjadi perguruan tinggi unggulan di tingkat nasional dan internasional bidang ICT, UMN mampu menghasilkan lulusan dengan kompetensi tinggi di bidang itu dan dengan dilandasi jiwa technopreneur yang berbudi pekerti luhur.

Melalui visi itulah, UMN berharap dapat menjawab segala tantangan zaman terhadap berbagai macam kebutuhan tenaga ahli di bidang ICT.

Mengapa UMN?

Perbedaan mencolok antara UMN dan universitas lain adalah pada daya dukung industri terkaitnya, yaitu Kompas Gramedia. Selain menyediakan kurikulum yang terfokus pada bidang ICT, kampus yang berlokasi di Plaza Summarecon, Serpong, Tangerang, ini juga menawarkan kesempatan magang di Kompas Gramedia.

Pun, selain menyiapkan tenaga pengajar berkualitas, UMN menerapkan experienced based learning dengan menghadirkan para ahli dan profesional yang berpengalaman di bidang terkait. Beberapa di antaranya adalah Arbain Rambey (fotografer harian Kompas) dan Dwi Koen (Komikus).

Keunggulan lain UMN juga terletak pada laboratorium dan perpustakaan mutakhir, kerja sama dengan Mircosoft, Oracle, serta Cisco, kerja sama dengan universitas lain di luar negeri, pembekalan konsep enterpreneuership, business incubator yang terintegrasi dengan kurikulum, serta dormitory atau asrama.

Dengan semua keunggulan tersebut, semua lulusan UMN diharapkan mampu menjadi pemimpin di bidang ICT. Pemimpin yang akan mampu bersaing secara global dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi bangsa Indonesia.

Program studi

Saat ini UMN menyediakan empat fakultas, antara lain fakultas teknologi informasi dan komunikasi (TIK/ICT), fakultas komunikasi, fakultas seni dan desain, serta fakultas ekonomi. Di fakultas TIK/ICT, UMN menyediakan tiga program studi yaitu teknik informatika (mobile software engineering), sistem informasi (mobile information system), dan sistem komputer (mobile computing and mobile communication).

Salah satu pilihan program studi yang dapat menjawab kebutuhan konvergensi teknologi ICT adalah program studi sistem komputer (SK). Program dirancang agar para lulusannya memahami kedua teknologi komunikasi dan infomasi, baik dari segi hardware maupun software.

Dengan bekal kemampuan itu, para lulusan UMN akan mampu merancang dan membangun jaringan komputer dan komunikasi, baik di dalam perusahaan dan mobile, serta merancang sistem kontrol bagi perangkat yang berbasis teknologi informasi.

Sementara itu, pilihan program studi lainnya adalah fakultas komunikasi. Fakultas ini memiliki program studi ilmu komunikasi dengan dua pilihan bidang minat yaitu multimedia journalism dan multimedia public relation. Sedangkan fakultas seni dan desain menyajikan program studi desain komunikasi visual dengan tiga pilihan peminatan yaitu graphic design, animation, serta digital cinematography.

Khusus di fakultas ekonomi, UMN menyediakan program studi manajemen (ICT business management) dengan dua pilihan peminatan, yaitu manajemen pemasaran dan manajemen keuangan, serta program studi akuntansi (ICT based accounting) dengan dua pilihan peminatan yaitu auditing dan taxation.

Sumber : http://edukasi.kompas.com/

Minggu, 03 Mei 2009

10 TIPS SUKSES MENGHADAPI UJIAN NASIONAL 2009

1. Persiapkan diri kamu jauh sebelum ujian.

Persiapan sebelum perang adalah suatu yg wajib bagi seorang prajurit. Begitu dengan kamu-kamu yang akan mengikuti ujian nasional (UN) tahun 2009 ini. Kamu kudu mempersiapkan diri dengan baik, baik mental, fisik, pikiran, dan keyakinan. Jangan kamu menghadapi ujian dengan mental dan fisik serta pikiran yang tidak siap, karena berarti kamu sudah kalah sebelum perang dimulai. Caranya jangan anggap ujian sebagai suatu yang menakutkan, tetapi cobalah rileks dan enjoy.

2. Kuasai materi pelajaran dengan baik.

Ini sangat penting. Kalau ibarat prajurit mau perang kamu harus siapkan senjata. Kalau kamu mau ujian tetapi tidak menguasai materi pelajaran alias modal nekat doank, itu namanya cari mati. Jelas aja ngak bakalan lulus ujian. Materi pelajaran harus dikuasai sebaik-baiknya minimal 1 bulan sebelum ujian berlangsung. Kamu bisa belajar mandiri, belajar kelompok dengan teman, ikut bimbingan belajar atau ambil bahan-bahan belajar di internet, dsb.

3. Kalau perlu ambil bimbingan belajar (BimBel).

Seandainya kamu memang harus ikut bimbel untuk menguasai pelajaran kenapa tidak? Dengan ikut bimbel kamu juga akan dibekali ilmu-ilmu bagaimana menghadapi ujian, cara memilih jurusan di perguruan tinggi, dan tentu saja penguasaan materi pelajaran yang lebih baik.

4. Jangan pernah menerapkan sistem kebut semalam (SKS).

Nah ini kudu harus dihindari, karena percayalah bahwa kamu tidak akan bisa menyelesaikan soal ujian dengan baik hanya dengan belajar kebut semalam. Disamping paginya kamu ngak bakalan fresh karena semalaman begadang, otak kamu juga akan terforsir sehingga esok harinya justru otak kamu akan mengalami kemunduran berfikir. Jadi hindari sistem belajar seperti ini. Kalau bisa malam sebelum ujian kamu tidur dan istirahat yang cukup agar besoknya rileks dan otak kamu jadi fresh.

5. Jangan pernah berniat membuat jimat atau minta tunjukkan pada orang lain.

Nah ini juga kudu harus dihindari. Membuat jimat untuk ujian atau berharap mendapatkan jawaban dari orang lain, guru misalnya (bagi guru yang tidak mengerti arti pendidikan bagi anak didiknya). Karena kecurangan ujian nasional sering terjadi justru jawaban diberikan oleh guru, karena takutnya siswanya tidak lulus ujian, padahal justru dia melecehkan dirinya sendiri sebagai guru, bahwa dia tidak bisa mengajar dengan baik. Mohon maaf bagi yang guru yang tersinggung.

6. Cari referensi belajar via internet.

Internet adalah sumber belajar yang bisa kamu manfaatkan. Situs ini misalnya menyedikan berbagai bahan belajar yang bisa kamu download untuk persiapan ujian nasional. Kamu bisa download prediksi soal-soal UN 2009 serta kunci jawabannya.

7. Jangan habiskan waktu untuk hura-hura dan main.

Waktu sangat berharga sebagaimana juga masa depan kamu. Oleh karenanya jangan sia-siakan masa depan kamu dengan menghabiskan waktu bermain-main dan berhura-hura. Persiapakan diri dengan belajar agar cita-cita dan tujuan kamu berhasil. Jangan biarkan diri kamu menyesal nanti setelah ujian tidak lulus karena sebelum ujian kamu tidak belajar dan banyak bermain dan hura-hura.

8. Usaha yang maksimal menghadapi ujian.

Setinggi apa harapan dan cita-cita yang kamu inginkan maka setinggi dan sekeras itu juga harusnya usaha yang harus kamu lakukan. Kalau target kamu adalah masuk perguruan tinggi negeri favorit seperti UI, ITB, UGM dan sebagainya, maka usaha keras dan belajar dengan maksimal kudu dilakukan. Mustahil untuk bisa lulus perguruan tinggi favorit hanya dengan usaha seadanya saja. Apalagi saat ini perguruan tinggi favorit melaksanakan ujian sendiri yang memiliki standar sendiri juga. Seperti UI ada SIMAK UI, UG dengan UM UGM, ITB dengan USM ITB.

9. Berdoa supaya Allah membukakan pintu hati dan pikiran kamu menghadapi ujian.

Setelah usaha dilakukan maka langkah selanjutnya adalah berdoa, bahwa usaha tidak ada artinya tanpa doa. Berdoa agar Allah membukan hati dan pikiran kamu-kamu semua menghadapi ujian sehingga menjadi mudah.

10. Serahkan hasil kepada Allah.

Setelah usaha maksimal dan berdoa, maka serahkan hasilnya sama Allah SWT. Kamu hanya perlu berusaha dan berdoa. Apapun hasilnya itulah yang terbaik untuk kamu menurut Allah. Jangan salahkan siapa-siapa kalau hasilnya kurang baik, mungkin usaha belum maksimal, mungkin lupa berdoa. Dan jangan sombong kalau berhasil karena keberhasilan bukan karena usaha kamu sendiri, bisa jadi pertolongan Allah SWT.


Selamat Menempuh Ujian, Semoga Sukses


By.
banksoalsemuaujian.wordpress.com

Sabtu, 02 Mei 2009

STOP!!!!!!KOMERSIALISASI PENDIDIKAN

Salah satu benang merah yang dapat ditarik dari sejarah pendidikan dan persekolahan ditanah air adalah sistem pembelajaran sebagaimana ia diselenggarakan selama orde baru harus ditolak karena terbukti menjajah,memasung, dan mengkerdilkan jiwa kaum muda indonesia. Bersamaan dengan itu, kualitas pendidikan disekolah maupun kampus di indonesia sudah sangat jauh ketinggalan dari banyak negara tetangga dAsia. Internet sangat sulit diakses, buku2 diperpustakaan telah rusak dan ketinggalan Zaman, sedangkan yang dijual harganya mahal guru dan dosen sibuk mencari proyekkarena rendahnya kesejahteraan mereka. Bangun-bangunan gedung sekolah telah rusak dan mulai berambrukan.Jika situasi ini tetap bertahan seperti demikian, hanya kegelapan yang yang akan melingkupi Republik kedepannya.

Ironisnya Proyek Neoliberalisme untuk meliberalisme atau menjual pendidikan ketangan orang asing kini mendapat sambutan yang hangat oleh pemerintah dengan kembali mensahkan UUD Badan Hukum Pendidikan(BHP).Sektor pendidikan bukan menjadi prioritas pembangunan pemeintah, dilihat dari APBN secara historis Indonesia sangat kecil dibanding dengan negara tetangga. Gaji guru rendah sehingga motivasi untuk menjadi guru rendah, ini semua berimbas pada konsentrsi guru untuk memberikan pendidikan yang layakbagi para peserta didikpun semakin merosot.Kebanyakan para pengajar justru mencari cara lain untuk mendapatkan penghasilan tambahan denagn menjual modul dan diktat dan hal lain pada peserta didiknya. Gaji para pengajar dibanding profesi lainNya sangat rendah dan jika dibandingkan dengan negara tetangga maka gaji guru Indonesia sangat rendah.

Berdasarkan beberapa asumsi diatas maka kami peserta didikpun menyatakan sikap sebagai berikut:
- Cabut undang2 BADAN HUKUM PENDIDIKAN(BHP)
- Menuntut kepada pemerintah agar segera meningkatkan KESEJAHTERAAN TENAGA PENGAJAR (guru/dosen)
- Menuntut kepada pemerintah untuk segera memperbaiki MUTU PENDIDIKAN yang memproduksi peserta didik menjadi robot2 dengan merubah kurikulum agar peserta didik semakin dekat dengan dirinya sendiri dan lingkungan sosial serta membuat peserta didik menjadi manusia seutuhnya.

Karena tidak sadar, maka kita tidak mau belajar, karena tidak belajar, maka tidak pernah mengalami lonjakan kualitas berfikir, berubah dari tidak mampu menjadi kemampuan untuk berfikir kritis. jangan mau menjadi manusia2 bonsai, berjiwa kerdil dan mudah dibeli, tak menyadari ketelanjangan karena buta pikiran dan buta nurani. Kita tidak ingin menjadi kaum muda yang jauh lebih terbelakang dari para pelopor Sumpah Pemuda ditahun 1928.

Sumber : http://takalar.ning.com

ACUAN KURIKULUM PENDIDIKAN KESETARAAN

Oleh. Dra. Prastiwi Budi S

Pengertian

o Pendidikan paket A B C sebagai bagian dari pendidikan nonformal yang ditujukan bagi peserta didik dari masyarakat:

n Kurang beruntung

n Tidak sekolah

n Putus sekolah

n Putus lanjut

n Usia produktif untuk peningkatan kecakapan hidup

n Masyarakat lainnya

Fungsi dan tujuan paket B

o Membentuk warga negara yang beriman, berkarakter dan bermartabat

o meningkatkan kemampuan literacy dan numeracy (3R, membaca – menulis – berhitung)

o Meningkatkan pengalaman belajar mandiri, kreatif dan produktif

o Meningkatkan kecakapan hidup untuk bekerja (keterampilan profesional), usaha mandiri

o Mengikuti pendidikan lanjutan

Kecakapan hidup (life skills)

o Kecakapan personal (kepribadian)

n Keimanan dan akhlak mulia

o Kecakapan sosial (berinteraksi)

n Bekerjasama dan tanggung jawab bersama

o Kecakapan intelektual (pengetahuan dan keterampilan)

n berpengetahuan, bersikap dan bertindak ilmiah

o Kecakapan vokasional (kejuruan dan keterampilan fungsional)

n Kejuruan seperti tenaga teknisi, tenaga IT, …

n Fungsional seperti tenaga terampil umum, wira usaha

Struktur kurikulum paket B

o Isi kurikulum paket B adalah setara dengan kurikulum untuk SMP

o Kurikulum paket B terdiri mata pelajaran berorientasi:

n Akademik yang menekankan penguasaan pengetahuan (60%)

n Kecakapan hidup yang menekankan pada keterampilan dan kepribadian fungsional (40%)

o Kurikulum disusun untuk pembelajaran tutorial, mandiri, ataupun moduler

o Penetapan alokasi waktu untuk setiap mata pelajaran dan beban belajar selama satu tahun dapat disesuaikan dengan potensi daerah, kondisi peserta didik, dan budaya daerah

Mata pelajaran berorientasi akademik

o Pendidikan Agama

n Keimanan, ketakwaan, dan berakhlak mulia

o Pendidikan Kewarganegaraan

n Memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air

o Bahasa dan Sastra Indonesia

n Membaca dan menulis untuk berkomunikasi secara logis

o Bahasa Inggris

n Menekankan kemampuan berkomunikasi dalam mengakses informasi, melakukan hubungan interpersonal dalam budaya global

o Matematika

n Berhitung dan berkomunikasi dengan angka

o Ilmu Pengetahuan Sosial

n Meliputi ekonomi, geografi, sejarah, dan sosiologi yang harus disajikan secara terpadu dengan potensi lokal

o Ilmu Pengetahuan Alam

n Meliputi fisika, kimia, dan biologi yang harus disajikan secara terpadu dengan potensi lokal

Mata pelajaran berorientasi kecakapan hidup

o Kesenian

n Mengapresiasi seni dan budaya dan disesuaikan dengan potensi lokal

o Pendidikan jasmani

n Pembiasaan aktifitas fisik untuk hidup sehat

o Kerumahtanggaan

o Ekonomi lokal

o Keterampilan bermatapencaharian/ muatan lokal

o Teknologi informasi dan komunikasi

o Etika bekerja

Jumat, 01 Mei 2009

10 Tips Meningkatkan Inovasi

Untuk menghadapi dinamika perubahan dan kompetisi yang sangat tajam dan ketat dan demi keberangsungan hidup organisasi itu sendiri, maka setiap orang dalam organisasi dituntut untuk dapat berfikir dan bertindak secara inovatif. Paul Sloane dalam sebuah tulisannya mengetengahkan 10 cara untuk meningkatkan inovasi dalam suatu organisasi, yakni:

1. Memiliki visi untuk berubah
Jangan berharap suatu tim akan menjadi inovatif apabila mereka tidak mengetahui tujuan yang hendak dicapai ke depan. Inovasi harus memiliki tujuan dan seorang pemimpin harus mampu menyatakan dan mendefinisikan tujuan secara jelas sehingga setiap orang dapat memahami dan mengingatnya. Para pemimpin besar banyak meluangkan waktu untuk menggambarkan dan menjelaskan visi, tujuan dan tantangan masa depan kepada setiap orang . Mereka berusaha meyakinkan setiap orang akan peran pentingnya dalam upaya mencapai visi dan tujuan, serta dalam menghadapi berbagai tantangan. Mereka mengilhami kepada setiap orang untuk menjadi enterpreneur yang bersemangat dan menemukan cara-cara yang inovatif untuk memperoleh kesuksesan.

2. Memerangi ketakutan akan perubahan
Para pemimpin inovatif senantiasa mengobarkan semangat pentingnya perubahan. Mereka berusaha menggantikan kepuasan atas kemapanan yang ada dengan kehausan akan ambisi. Mereka akan berkata, ” Saat ini kita memang sedang melakukan hal yang baik, tetapi kita tidak boleh berhenti dan berpuas diri dengan kemenangan yang ada, kita harus melakukan hal-hal yang lebih baik lagi”. Mereka menyampaikan pula bahwa saat ini kita sedang melakukan suatu spekulasi baru yang penuh resiko, dan jika kita tidak bergerak maka akan jauh lebih berbahaya. Mereka memberikan gambaran menarik tentang segala sesuatu yang hendak diraih pada masa mendatang. Oleh karena itu, satu-satunya cara menuju ke arah sana yaitu dengan berusaha memeluk perubahan.

3. Berfikir Seperti Pemodal yang Berani Mengambil Resiko
Seorang pemodal yang berani mengambil resiko akan menggunakan pendekatan portofolio, berusaha mencari keseimbangan antara kegagalan dengan kesuksesan. Mereka senang mempertimbangkan berbagai usulan atau gagasan tetapi tetap merasa nyaman dengan berbagai pemikiran yang menggambarkan tentang kegagalan-kegagalan yang mungkin akan diterima.

4. Memiliki Suatu Rencana Usulan yang Dinamis
Anda harus memfokus pada rencana usulan yang benar-benar hebat, setiap rencana mudah dilaksanakan, sumber tersedia dengan baik, responsif dan terbuka untuk semuanya. Berikan penghargaan dan respons yang wajar kepada karyawan serta para senior harus memliki komitmen agar karyawan tetap dapat menjaga kesegarannya dalam melaksanakan setiap pekerjaan.

5. Mematahkan Aturan
Untuk mencapai inovasi yang radikal, Anda harus memiliki keberanian manantang berbagai asumsi aturan yang ada di sekitar lingkungan. Bisnis bukan seperti permainan olah raga yang selalu terikat dengan aturan dan keputusan wasit, tetapi bisnis tak ubahnya seperti seni, yang di dalamnya memiliki banyak kesempatan untuk berfikir secara lateral, sehingga mampu menciptakan cara-cara baru tentang aneka benda dan jasa yang diinginkan para pelanggan.

6. Beri Setiap Orang Dua Pekerjaan
Berikan setiap orang dua pekerjaan pokok. Mintalah kepada mereka untuk melaksanakan pekerjaan sehari-hari mereka secara efektif dan pada saat yang bersamaan kepada mereka diminta pula untuk menemukan cara-cara baru dalam melaksanakan pekerjaannya. Doronglah mereka untuk bertanya pada diri sendiri tentang apa sebenarnya tujuan esensial dari peran saya? Hasil dan nilai riil apa yang bisa saya berikan kepada klien saya, baik internal maupun eksternal? Apakah ada cara yang lebih baik untuk memberikan dan mencapai nilai atau tujuan tersebut? Dan jawabannya selalu mengatakan “YA”. Tetapi, kebanyakan orang tidak pernah atau jarang menanyakan hal-hal seperti itu.

7. Kolaborasi
Beberapa eksekutif perusahaan memandang kolaborasi sebagai kunci sukses dalam inovasi. Mereka menyadari bahwa tidak semua dapat dilakukan hanya dengan mengandalkan pada sumber-sumber internal. Oleh karena itu, mereka melihat dunia luar dan mengajak organisasi lain sebagai mitra, sehingga bisa saling bertukar pengalaman dan keterampilan dalam team.

8. Menerima kegagalan
Pemimpin inovatif mendorong terbentuknya budaya eksperimen. Setiap orang harus dibelajarkan bahwa setiap kegagalan merupakan langkah awal dari perjalanan jauh menunju kesuksesan. Untuk menjadi orang benar-benar cerdas dan tangkas, setiap orang harus diberi kebebasan berinovasi, bereksperimen dan memperoleh kesuksesan dalam melakukan pekerjaannya, termasuk didalamnya mereka juga harus diberi kebebasan akan kemungkinan terjadinya kegagalan.

9. Membangun prototipe
Anda harus berani mencobakan suatu ide baru yang biaya dan resikonya relatif rendah ke dalam pasar (dunia nyata), kemudian lihat apa reaksi dari pelanggan dan orang-orang. Di sana sesungguhnya Anda akan lebih banyak belajar tentang dunia nyata, dibandingkan jika Anda hanya melakukan uji coba dalam laboratorium atau terfokus pada sekelompok orang saja.

10. Bersemangat
Anda harus fokus terhadap segala sesuatu yang ingin dirubah. Siap dan senantiasa bergairah dan bersemangat dalam menghadapi dan menanggulangi berbagai tantangan. Energi dan semangat yang Anda miliki akan menular dan mengilhami setiap orang. Tak ada gunanya jika Anda mengisi bus dengan penumpang yang selalu merasa asyik dengan dirinya sendiri. Anda membutuhkan dan menghendaki orang-orang dan para pendukung Anda dengan semangat yang berkobar-kobar. Anda mengharapkan setiap orang dapat meyakini bahwa upaya mencapai tujuan merupakan sesuatu yang amat penting dan bermanfaat.

Jika Anda menghendaki setiap orang dapat terinpirasi untuk menjadi inovatif, merubah cara-cara yang biasa mereka lakukan, dan untuk mencapai hasil yang luar biasa, maka Anda mutlak harus memiliki semangat yang menyala-nyala tentang apa yang Anda yakini dan Anda harus dapat mengkomunikasikannya setiap saat ketika Anda berbicara dengan orang.

*)) terjemahan bebas dari tulisan Paul Sloane, pengarang The Innovative Leader, yang berjudul “Ten Ways to Boost Innovation” dipublikasikan oleh Kogan Page. www.director.co.uk

Sumber : http://makalahkumakalahmu.wordpress.com/

NODA HITAM DIBALIK KEBERHASILAN UJIAN NASIONAL

PENDIDIKAN, semua orang tahu betapa pentingnya pendidikan bagi siapa saja yang ingin sukses dan berhasil dalam hidupnya. Pernahkah kalian menemukan orang yang sukses tanpa pernah menjalani dan mendapat pendidikan? Tentu tidak bukan. Namun saangnya sekarang ini tujuan pendidikan yang tadinya ingin mencetak orang-orang terpelajar dan cerdas otak dan akhlaknya telah diwarnai dengan noda sehingga output yang dihasilan adalah keberhasilan imitasi alias palsu. Kelihatannya saja berhasil tetapi pada dasarnya gagal, bahkan dalam banyak hal.

Sudah menjadi rahasia umum fakta-fakta di balik keberhasilan UAN. Seperti yang kita ketahui, rata-rata siswa lulus bahkan dengan nilai yang tinggi. Dan hal ini kadang mejadi aneh karena pada waktu try out banyak yang tidak lulus. Apa yang terjadi? Apakah mungkin seorang anak bisa menjadi sangat pintar dalam selang waktu yang sangat singkat yang tadinya saat try out mendapat nilai 2 dan saat UN mendapat nilai 8.

Ternyata berdasarkan informasi yang dilaporkan seorang pengirim SMS di Koran beberapa waktu yang lalu memang ada terjadi kecurangan dalam UN, di mana para siswa mendapat bantuan baik dari joki ataupun guru yang memberikan jawaban. Lucu sekali karena selama 3 tahun belajar, baik siswa maupun guru yang bersangkutan tidak memiliki kemampuan sesuai yang diharapkan, mereka lulus bukan karena kemampuan dan kepintaran yang mereka miliki melainkan karena bantuan pihak ketiga. Tidak adil memang bagi siswa yang benar-benar belajar dengan sungguh-sungguh jika melihat kenyataan temannya yang memang tidak pandai mendapat nilai tinggi sama seperti dirinya.

Sekarang ini pemerintah terus meningkatkan standar kelulusan, dan ini sepertinya akan terus ditingkatkan samapi pemerintah mendapatkan standar kelulusan yang diinginkan. Menghadapi kenyataan ini para siswa dan guru tentunya semakin merasa terbebani. Dan bagaimanapun seringnya unjuk rasa dan penolakan yang dilakukan tidak akan menyurutkan niat pemerintah tersebut. Tentu saja pemerintah tidak mempedulikan keberatan pihak-pihak yang berunjuk rasa karena pada kenyataannya nilai-nilai siswa selalu tinggi dalam 2 tahun terakhir ini.

Seandainya semua orang mau jujur dengan melaksanakan UN tanpa ada kecurangan bantuan dari pihak ketiga, sehingga nilai yang keluar nanti menggambarkan keadaan yang sebenarnya tentu pemerintah tidak akan tinggal diam. Kita tidak perlu malu mengakui kalau di daerah kita tingkat pendidikan masih di bawah standar, dengan begitu kita dapat memikirkan langkah apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan mutu standar pendidikan. Pemerintah pun tentu tidak akan tinggal diam, tentu aka nada usaha dari mereka untuk mensejajarkan mutu pendidikan kita dengan pemerintah pusat di daerah Jakarta. Apakah tindak lanjutnya dnegan meningkatkan mutu pendidikan guru dan meningkatkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh sekolah. Kalau pemerintah sendiri selalu dikelabui dengan nilai UN yang tinggi, mana mereka tahu kalau sebenarnya kita masih tertinggal.

Sayangnya tidak semua menyadari akan hal itu, orang lebih senang diakui sederejat dengan yang lain meski harus mendustakan dan menipu. Dibalik itu semua, perlu dipertanyakan keprofesionalan dan kompetennya seorang guru, bukannya sudah mendapat sertifikasi ? tetapi melakukan kecurangan, di mana rasa malunya. Menolong orang itu bagus, tetapi dalam hal kebathilan akan menjadi dosa. Sudah menjadi tugas guru mendidik siswa menjadi orang yang cerdas dan berilmu, tetapi dengan kecurangan UN di akhir tahun sekolah mereka haruskah kita menjadikan para siswa manusia yang bermental pengemis dan penipu. Saatnya kita semua merenungkan dan memikirkan jalan keluar terhadap masalah UN yang penuh dengan kecurangan ini. Negara ini tidak akan pernah maju kalau generasi penerusnya adalah seorang penipu.

Meskipun tidak semua sekolah melakukan kecurangan, mari kita semua saling mengingatkan demi kebaikan. Rezeki datangnya tidak dari selembar kertas, tetapi dari Allah SWT, siapa yang bersungguh-sungguh maka ia akan mendapatkan apa yang diinginkan. Jangan marah pada saya yang menuliskan masalah ini, semata-mata tujuan saya hanya untuk merubah tradisi yang nyeleneh. Wata’awanu ‘alal birri wat taqwa, wa laa ta’awanu ‘alal itsmi wal ‘udwaan.

Sumber : http://tik19.blogspot.com/

Silabus Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Sekolah Dasar

Download Prediksi Soal Ujian Akhir Nasional (UAN) SD di Internet

Artikel singkat ini tentu saja akan berguna bagi para guru Sekolah Dasar (SD) yang sibuk mempersiapkan para siswanya menghadapi Ujian Akhir Nasional (UAN). Redaksi berkesempatan mengumpulkan link download soal-soal Ujian Akhir Nasional SD dari beberapa sumber, diantaranya dari Lembaga Bimbingan Belajar SSC (Sony Sugema College) dan beberapa sumber yang lain. Berikut ini daftar link download tersebut :

Terima kasih kepada semua pihak yang telah bersusah payah meng-upload file tersebut ke Internet. Semoga bermanfaat!

Belajar Bahasa Inggris Online

With the advance of information and technology, especially internet, the access to study English is open online widely. This is very helpful to develop our English competency. There are many internet sites providing English learning pages, and many of them are free of charges. Some sites that I collected from various sources.

Dengan kemajuan IT sekarang ini, terbuka dengan sangat lebar bagi kita untuk belajar bahasa Inggris secara on-line. Ini sangat membantu kita meningkatkan kemampuan bahasa Inggris kita. Terdapat banyak sekali situs situs yang menyediakan halaman-halaman pembelajaran bahasa Inggris, dan tidak sedikit diantaranya gratis.

silahkan klik link berikut ini :

ESL go Bell English Online English @ home English for Free ENGLISHonline.net Self-Study Quizzes for ESL Students (English Tests) ESL PartyLand–quiz center English Language Quizzes - UsingEnglish.com ESL test: English Grammar Tenses / Esl quiz Super Quiz Machine for ESL Students (English Test) ESL Quizzes,grammar quiz, ESL grammar quiz,Upper Intermediate Irregular Verbs - Spelling Quiz E. L. Easton - English - Exercises, Quizzes, Tests English Grammar for ESL Learners Grammar Activities (Ohio ESL) ESL - English Exercises and Quizzes English Grammar: Present Continuous Tense Quiz EnglishClub.com) English as a Second Language - Tenses Quiz English Language Quizzes - UsingEnglish.com ESL test: English Grammar Tenses / Esl quiz Learn English English Exercises Online! (by Lilliam Hurst) O N L I N E E X E R C I S E S - Grammar English Grammar Exercises Business English Lessons English Exercise - English Exercises E. L. Easton - English - Exercises, Quizzes, Tests

Tenses Quiz From English Page dot com

  1. Verb Tense Exercise 1 Simple Present and Present Continuous
  2. Verb Tense Exercise 2 Simple Present and Present Continuous
  3. Verb Tense Exercise 3 Simple Past and Past Continuous
  4. Verb Tense Exercise 4 Simple Past and Past Continuous
  5. Verb Tense Exercise 5 Simple Past and Present Perfect
  6. Verb Tense Exercise 6 Simple Past and Present Perfect
  7. Verb Tense Exercise 7 Present Perfect and Present Perfect Continuous
  8. Verb Tense Exercise 8 Present Perfect and Present Perfect Continuous
  9. Verb Tense Exercise 9 Present Continuous and Present Perfect Continuous
  10. Verb Tense Exercise 10 Present Continuous and Present Perfect Continuous
  11. Verb Tense Exercise 11 Simple Past and Past Perfect
  12. Verb Tense Exercise 12 Simple Past, Present Perfect, and Past Perfect
  13. Verb Tense Exercise 13 Past Perfect and Past Perfect Continuous
  14. Verb Tense Exercise 14 Present Perfect, Past Perfect, Present Perfect Continuous,
  15. Verb Tense Exercise 15 Tenses with durations
  16. Verb Tense Exercise 16 Present and Past Tenses with Non-Continuous Verbs
  17. Verb Tense Exercise 17 Present and Past Tense Review
  18. Verb Tense Exercise 18 Will and Be Going to
  19. Verb Tense Exercise 19 Will and Be Going to
  20. Verb Tense Exercise 20 Will and Be Going to
  21. Verb Tense Exercise 21 Simple Present and Simple Future
  22. Verb Tense Exercise 22 Simple Present and Simple Future
  23. Verb Tense Exercise 23 Simple Future and Future Continuous
  24. Verb Tense Exercise 24 Simple Present, Simple Future, Present Continuous, and Future Continuous
  25. Verb Tense Exercise 25 Future Perfect and Future Perfect Continuous
  26. Verb Tense Exercise 26 Future Perfect and Future Perfect Continuous
  27. Verb Tense Exercise 27 Future Perfect and Future Perfect Continuous
  28. Verb Tense Exercise 28 Future Perfect and Future Perfect Continuous
  29. Verb Tense Final Test Cumulative Verb Tense Review
  30. Verb Tense Practice Test Cumulative Verb Tense Review
  31. Verb Tense Exercise 1
  32. Verb Tense Exercise 2
  33. Verb Tense Exercise 3
  34. Verb Tense Exercise 4
  35. Verb Tense Exercise 5
  36. Verb Tense Exercise 6
  37. Verb Tense Exercise 7
  38. Verb Tense Exercise 8
  39. Verb Tense Exercise 9
  40. Verb Tense Exercise 10
  41. Verb Tense Exercise 11
  42. Verb Tense Exercise 12
  43. Verb Tense Exercise 13
  44. Verb Tense Exercise 14
  45. Verb Tense Exercise 15
  46. Verb Tense Exercise 16
  47. Verb Tense Exercise 17
  48. Verb Tense Exercise 18
  49. Verb Tense Exercise 19
  50. Verb Tense Exercise 20
  51. Verb Tense Exercise 21
  52. Verb Tense Exercise 22
  53. Verb Tense Exercise 23
  54. Verb Tense Exercise 24
  55. Verb Tense Exercise 25
  56. Verb Tense Exercise 26
  57. Verb Tense Exercise 27
  58. Verb Tense Exercise 28
  59. Verb Tense Final Test
  60. Verb Tense Practice Test

Open Source Popular:

Slackware Linux 12.2
Slackware Linux 12.2
Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex
Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex
Mandiva Linux 2009.0
Mandiva Linux 2009.0
CentOS 5.2
CentOS 5.2
Gentoo 2008.0R1 'It's got what plants crave'
Gentoo 2008.0R1 'It's got what plants crave'
openSUSE 11.1
openSUSE 11.1
Fedora 10 'Cambridge'
Fedora 10 'Cambridge'
Debian GNU/Linux 4.0 'Etch'
Debian GNU/Linux  4.0 'Etch'
FreeBSD 7.1 Release
FreeBSD 7.1 Release
Sabayon Linux 4r1
Sabayon Linux 4r1
PCLinuxOS 2007 Live/Install-CD
PCLinuxOS 2007 Live/Install-CD
Kubuntu 8.10 Intrepid IBex
Kubuntu 8.10 Intrepid IBex

Most Read Article